Nor Rizkia

Doaku hari ini: Tuhan, izinkan aku mendapatkan hasil terbaik atas semua usahaku, untuk kebaikan kehidupan aku dan keluargaku.

Tampilkan postingan dengan label muslimah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muslimah. Tampilkan semua postingan


Tidak boleh mengambil rambut alis mata dan juga tidak mempertipisnya, karena telah disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
أَنهُ لَعَنَ النامِصَةَ وَالمُتَنَمصَةَ
“Bahwa beliau melaknat wanita yang mencabut alis matanya dan wanita yang meminta untuk dicabut alis matanya.”
Dan para ulama menjelaskan bahwa mengambil rambut alis mata itu termasuk mempertipisnya. Begitu juga dengan merapikan alis, jika merapikan ini termasuk mencabut atau mencukur alis.
Mempertipis rambut alis mata dengan cara mencabutnya maka itu haram bahkan termasuk salah satu dosa besar karena termasuk kategori “nimsh” yang dilaknat oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Jika dengan cara dipotong atau dicukur maka hukumnya makruh oleh sebagian ulama dan dilarang oleh sebagian lainnya dan dijadikannya termasuk “nimsh,” dan berkata bahwa nimsh itu tidak khusus dengan mencabut saja, tapi itu umum pada semua hal yang merubah rambut yang Allah tidak rela jika ada di wajah.
Akan tetapi yang kami lihat bahwa selayaknya bagi wanita sehingga kami mengatakan boleh atau makruh mempertipisnya dengan cara dipotong atau dicukur hendaknya dia tidak melakukannya kecuali jika rambut itu banyak sekali di atas alis mata, sehingga sampai menutupi mata dan mengganggu penglihatannya maka tidak apa-apa dia menghilangkannya. Wallahu a’lam.
(Sumber: www.fiqihwanita.com)

Wanita itu merupakan godaan terbesar bagi kaum pria. Oleh karenanya, Islam telah mengajarkan kepada kaum wanita untuk bisa menjaga dirinya dan akhlaknya. Menjaga diri dengan cara menutup auratnya secara benar, tidak mengundang fitnah bagi laki-laki, menjaga suara dan lisannya serta menjaga anggota tubuh lainnya.
Kebanyakan penghuni neraka mayoritas adalah kaum hawa. Untuk itu ada beberapa gaya atau penampilan wanita yang diancam tidak bisa mencium baunya surga. Padahal baunya surga itu dapat dirasakan dari jarak yang sangat jauh.
Inilah 3 Gaya Wanita Yang Tidak Akan Mencium Baunya Surga
Inilah 3 Gaya Wanita Yang Tidak Akan Mencium Baunya Surga

3 Gaya Wanita Yang Tidak Akan Mencium Baunya Surga

Sering kita saksikan bahkan mungkin diri kita sendiri sering melakukan atau berpenampilan seperti yang akan dibahas berikut ini.
Dari Abu Hurairah ra. berkata bahwa Nabi SAW. bersabda:
hadits Wanita penghuni neraka
Artinya: “Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: Yakni suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan  para wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya surga, padahal baunya dapat tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)
Jadi, ada 3 golongan wanita yang tidak mencium baunya surga seperti yang dikatakan dalam potongan hadits diatas, yaitu:
hadis tentang wanita
Yakni para wanita yang: berpakaian namun telanjang, maa-ilaat wa mumiilaat, dan kepala mereka seperti punuk unta yang miring.
Berikut penjelasannya menurut Imam Nawawi:
perpakaian tetapi telanjang
wanita berpakaian namun telanjang
Maksudnya adalah menggunakan penutup tubuh namun sangat tipis, transparan dan ketat. Adapun menurut tafsiran Imam Nawawi yang dimaksud berpakaian tetapi telanjang yaitu: wanita yang mendapat nikmat Allah, namun enggan bersyukur kepada-Nya; wanita yang menutup sebagian tubuhnya dan menyingkap sebagian lainnya dan wanita yang memakai pakaian tipis yang menampakkan lekukan badannya.
Maa-ilaat wa mumiilaat
wanita 2
Tafsiran dari maa ilaat wa mumiilat ini adalah:
  • Maa-ilaat yakni idak taat dan patuh kepada Allah SWT dan tidak mau menjaga yang seharusnya dijaga. Sedangkan mumiilaat yang dimaksud ialah mengajarkan yang lain untuk berbuat sesuatu yang tercela.
  • Maa-ilaat seperti berjalan sambil memakai wangi-wangian dan mumilaat yakni berjalan sambil menggoyangkan kedua pundaknya atau bahunya (berjalan sambil berlenggak-lenggok).
  • Maa-ilaat yaitu wanita yang biasa menyisir rambutnya dan bergaya sambil berlenggak lenggok seperti wanita nakal. Mumiilaat yang dimaksud ialah wanita yang menyisirkan rambut wanita lain agar bergaya seperti itu.

Wanita yang kepalanya seperti punuk unta

punuk unta
Yakni wanita yang sengaja menonjolkan kepalanya dengan mengumpulkan rambut di atas kepalanya seakan-akan memakai serban (sorban).
Yang sering kita lihat saat ini, sudah banyak wanita berhijab yang terbiasa menggunakan cepol yang tinggi sehingga menonjolkan sesuatu seperti punuk unta diatas kepalanya.
Jadi, berdasarkan hadits dan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa ada beberapa golongan wanita yang tidak akan mencium baunya surga, diantaranya:
  • Wanita yang memakai pakaian transparan dan tipis sehingga kelihatan warna kulit dan lekuk tubuhnya.
  • Wanita yang berpakaian tetapi telanjang karena sebagian tubuhnya terbuka atau tersingkap.
  • Wanita yang biasa berhias diri dengan menyisir rambutnya dan memamerkan rambutnya ketika berjalan dengan berlenggak lenggok.
  • Wanita yang menyanggul rambutnya  atau menambah rambut di atas kepalanya sehingga terlihat besar seperti mengenakan konde (sanggul).
  • Wanita yang memakai parfum atau wangi-wangian dan berjalan sambil menggoyangkan pundak atau bahunya.
(Sumber: http://www.catatanmuslimah.com )


Berjilbab (berhijab) bagi kaum hawa adalah wajib hukumnya untuk umat muslim. Allah memerintahkan sesuatu pasti ada manfaatnya untuk kebaikan manusia. Dan setiap yang benar-benar manfaat dan dibutuhkan manusia dalam kehidupannya, pasti disyariatkan atau diperintahkan oleh-Nya. Di antara perintah Allah itu adalah berjilbab bagi wanita muslimah. Berikut ini beberapa manfaat berjilbab menurut Islam dan ilmu pengetahuan.

1. Selamat dari adzab Allah (adzab neraka)

“Ada dua macam penghuni Neraka yang tak pernah kulihat sebelumnya; sekelompok laki-laki yang memegang cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk manusia dengannya. Dan wanita- wanita yang berpakaian namun telanjang, sesat dan menyesatkan, yang dikepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka (wanita-wanita seperti ini) tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan bau surga itu tercium dari jarak yang jauh” (HR. Muslim).

Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan “Wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang” ialah mereka yang menutup sebagian tubuhnya dan menampakkan sebagian lainnya dengan maksud menunjukkan kecantikannya.

“Wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang” ialah mereka yang menutup sebagian tubuhnya dan menampakkan sebagian lainnya dengan maksud menunjukkan kecantikannya.

2. Terhindar dari pelecehan

Banyaknya pelecehan seksual terhadap kaum wanita adalah akibat tingkah laku mereka sendiri. Karena wanita merupakan fitnah (godaan) terbesar. Sebagaiman sabda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam,

“Sepeninggalku tak ada fitnah yang lebih berbahaya bagi laki- laki daripada wanita.” (HR. Bukhari)

Jikalau wanita pada jaman Rasul merupakan fitnah terbesar bagi laki-laki padahal wanita pada jaman ini konsisten terhadap jilbab mereka dan tak banyak lelaki jahat saat itu, maka bagaimana wanita pada jaman sekarang??? Tentunya akan menjadi target pelecehan. Hal ini telah terbukti dengan tingginya pelecehan di negara-negara Eropa (wanitanya tidak berjilbab).

3. Memelihara kecemburuan laki- laki

Sifat cemburu adalah sifat yang telah Allah subhanahu wataala tanamkan kepada hati laki-laki agar lebih menjaga harga diri wanita yang menjadi mahramnya. Cemburu merupakan sifat terpuji dalam Islam.

“Allah itu cemburu dan orang beriman juga cemburu. Kecemburuan Allah adalah apabila seorang mukmin menghampiri apa yang diharamkan-Nya.” (HR. Muslim)

Bila jilbab ditanggalkan, rasa cemburu laki-laki akan hilang. Sehingga jika terjadi pelecehan tidak ada yang akan membela.

4. Akan seperti biadadari surga

“Dalam surga itu ada bidadari- bidadari yang menundukkan pandangannya, mereka tak pernah disentuh seorang manusia atau jin pun sebelumnya.” (QS. Ar-Rahman: 56)

“Mereka laksana permata yakut dan marjan.” (QS. Ar-Rahman: 58)

“Mereka laksan telur yang tersimpan rapi.” (QS. Ash-Shaffaat: 49)

Dengan berjilbab, wanita akan memiliki sifat seperti bidadari surga. Yaitu menundukkan pandangan, tak pernah disentuh oleh yang bukan mahramnya, yang senantiasa dirumah untuk menjaga kehormatan diri. Wanita inilah merupakan perhiasan yang amatlah berharga. Dengan berjilbab, wanita akan memiliki sifat seperti bidadari surga.

5. Mencegah penyakit kanker kulit

Kanker adalah sekumpulan penyakit yang menyebabkan sebagian sel tubuh berubah sifatnya. Kanker kulit adalah tumor-tumor yang terbentuk akibat kekacauan dalam sel yang disebabkan oleh penyinaran, zat- zat kimia, dan sebagainya.

Penelitian menunjukkan kanker kulit biasanya disebabkan oleh sinar Ultra Violet (UV) yang menyinari wajah, leher, tangan, dan kaki. Kanker ini banyak menyerang orang berkulit putih, sebab kulit putih lebih mudah terbakar matahari.

Kanker tidaklah membeda- bedakanantara laki-laki dan wanita. Hanya saja, wanita memiliki daya tahan tubuh lebih rendah daripada laki-laki. Oleh karena itu, wanita lebih mudah terserang penyakit khususnya kanker kulit.

Oleh karena itu, cara untuk melindungi tubuh dari kanker kulit adalah dengan menutupi kulit. Salah satunya dengan berjilbab. Karena dengan berjilbab, kita melindungi kulit kita dari sinar UV. Melindungi tubuh bukan dengan memakai kerudung gaul dan baju ketat. Kenapa? Karena hal itu percuma saja. Karena sinar UV masih bisa menembus pakaian yang ketat apalagi pakaian transparan. Berjilbab disini haruslah sesuai kriteria jilbab.

6. Memperlambat gejala penuaan

Penuaan adalah proses alamiah yang sudah pasti dialami oleh semua orang yaitu lambatnya proses pertumbuhan dan pembelahan sel-sel dalam tubuh. Gejala-gejala penuaan antara lain adalah rambut memutih, kulit keriput, dan lain-lain.

Penyebab utama gejala penuaan adalah sinar matahari. Sinar matahari memang penting bagi pembentukan vitamin Dyang berperan penting terhadap kesehatan kulit. Namun, secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa sinar matahari merangsang melanosit (sel-sel melanin) untuk mengeluarkan melanin, akibatnya rusaklah jaringan kolagen dan elastin. Jaringan kolagen dan elastin berperan penting dalam menjaga keindahan dan kelenturan kulit.

Jilbab adalah kewajiban untuk setiap muslimah.

Krim-krim pelindung kulit pun tidak mampu melindungi kulit secara total dari sinar matahari. Sehingga dianjurkan untuk melindungi tubuh dengan jilbab.

Jilbab adalah kewajiban untuk setiap muslimah. Dan jilbab pun memiliki manfaat. Ternyata tak sekedar membawa manfaat ukhrawi namun banyak juga manfaat duniawinya. Jilbab tak hanya sekedar menjaga iman dan takwa pemakainya, namun juga membuat kulit terlindungi dari penyakit kanker dan proses penuaan.

Demikianlah Allah memberi kasih sayangnya kepada wanita melalui syariat islam yang sempurna.


Sumberhttp://warta-blogs.blogspot.co.id

Free 
Music Online ");}
Free Apple TM ani Cursors at www.totallyfreecursors.com

Blogger templates

Blogroll

About Me

Diberdayakan oleh Blogger.

Translate